Site Overlay

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Politeknik ATI Padang dengan Industri dan Asosiasi

Politeknik ATI Padang mengadakan acara Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan Industri dan Asosiasi pada Hari Jumat Tanggal 19 Juli 2019 di Hotel Mikie Holiday  Berastagi Sumatera Utara. Acara yang dimulai pada Pukul 19.00 WIB ini dihadiri oleh dosen dan karyawan Politeknik ATI Padang beserta beberapa industri  dan Asosiasi diantaranya PT. Sari Dumai Sejati (APICAL Group), Asperindo, PT. Ecogreen Oleochemical, PT. Toba Pulp Lestari, PT. Medan Sugar Industri PT. Sago Naoli, PT.Sumber Tani Agung Resources, PT.Wilmar Group, PT. First Resources Group, PT. Sinar Sosro, PT.PP Lonsum Tbk, PT.VVF Indonesia, PT. Helfinta dan  Assosiasi Pengawas dan Penjamin Mutu Industri (APPMIN).

Dr. Ester Edwar, M.Pd selaku Plt Direktur Politeknik ATI Padang menyampaikan terima kasih kepada Industri dan Asosiasi yang telah bersedia hadir dalam acara tersebut. “Sebagaimana yang telah kita ketahui, sumber daya manusia yang kompeten merupakan syarat penting untuk mendorong pertumbuhan dan peningkatan daya saing industri. Sumber daya manusia yang kompeten tersebut dapat dihasilkan salah satunya dengan penyelenggaraan pendidikan vokasi dimana pendidikan vokasi adalah pendidikan yang bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang siap bekerja di industri. Untuk itulah, sebagai salah satu penyelenggaraan pendidikan vokasi, Politeknik ATI Padang  yang merupakan Perguruan Tinggi Negeri yang berada di bawah Kementerian Perindustrian memiliki komitmen untuk memenuhi kebutuhan dunia industri yang sekaligus ingin meminimalkan hingga menghilangkan ketidaksesuaian antara kompetensi lulusan yang dihasilkan dengan kebutuhan dunia industri sehingga terbangun keselarasan antara competency needs dari industri dan supply yang diberikan oleh pihak kampus, atau yang dikenal dengan istilah link and match. Target link and match inilah akan dicapai melalui suatu sistem pendidikan  yang di sebut dengan pendidikan dual system” Jelasnya.

 

“Untuk itulah Politeknik ATI Padang sebagai perpanjangan tangan pemerintah mengajak perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin untuk bersama-sama mewujudkan hal tersebut dalam bentuk peningkatan berkelanjutan terhadap pendidikan dual system system yang telah dirintis selama ini. Kami mengajak perusahaan Bapak/Ibu untuk mencurahkan pengalaman dan wawasan dalam bentuk penelaahan kurikulum, menerima magang dosen, memberikan kuliah tatap muka di kampus, kerjasama penelitian, memberikan fasilitas Kuliah Kerja Praktek bagi mahasiswa selama 6 hinggan 12 bulan termasuk  pelaksanaan rekruitmen calon karyawan ke kampus. “Tambahnya Lagi.

Setelah itu Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Kejuruan dan Vokasi Industri juga memberi sambutan yang diwakili oleh Direktur Politeknik Teknologi Kimia Industri Medan. “Kementerian Perindustrian memiliki 21 unit pendidikan vokasi yang terdiri dari 9 SMK, 10 Politeknik dan 2 Akademi Komunitas yang seluruhnya telah link and match dengan industri, dan bahkan mulai tahun 2018 masing-masing unit pendidikan memulai pilot project dual system model jerman bekerjasama dengan industri. Selain itu, Kementerian Perindustrian juga terus membangun Politeknik di Kawasan Industri untuk mendukung investasi industri di kawasan melalui penyediaan tenaga kerja lokal yang kompeten, sekaligus memberdayakan SDM setempat.”Ungkapnya. Beliau juga berharap seluruh sivitas akademika Politeknik ATI Padang bisa terus membina kerjasama (teamwork) dengan dunia industri dan membangun jejaring (networking) dengan semua stakeholder.

Kemudian acara dilanjutkan dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan Industri dan Asosiasi. Politeknik ATI Padang juga memberikan cinderamata kepada pihak Industri dan Asosiasi setelah MoU tersebut ditanda tangani.

Pada acara ini  Politeknik ATI Padang juga memberikan penghargaan kepada dosen dan karyawan yang akan memasuki masa pensiun pada Tahun 2019 ini. Ada 2 orang  dosen dan 2 orang pegawai yang akan  memasuki masa pensiun diantaranya Jasril, Yunizurwan, Reswarni dan Gusnel.

 

 

 

Translate »