Home > Berita

Kementerian Perindustrian melalui Politeknik ATI Padang kembali dipercaya oleh Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri untuk menyelenggarakan program hibah internasional bagi negara kawasan Karibia. Kegiatan tahun ini mengusung tema: “Feasibility Study on Business Incubator Establishment for Coconut Derivatives Industry” Kegiatan ini merupakan lanjutan dari program hibah pelatihan tahun sebelumnya yang juga merupakan bagian dari program multi tahun pengembangan hilirisasi kelapa di negara Karibia.

Kegiatan feasibility study
oleh 3 orang dosen Politeknik ATI Padang
berlangsung di dua negara pilot project yaitu Saint Lucia dan Guyana, pada
tanggal 14–26 Juli 2025, dan didanai penuh oleh Indonesia Aid – Kementerian
Keuangan Republik Indonesia. Agenda di Saint Lucia (14–19 Juli 2025) secara
resmi dibuka oleh Ministry of Agriculture, Fisheries, Food Security, and Rural
Development, dengan rangkaian kegiatan sebagai berikut:
1. Kunjungan
ke 11 lokasi pengolahan dan petani kelapa di Saint Lucia;
2. Triple
Helix Focus Group Discussion antara petani/pelaku usaha, pemerintah, dan
akademisi tentang produktivitas dan tantangan pengembangan industri kelapa di
Saint Lucia;
3. Workshop Pendirian & Pengembangan Inkubator Bisnis untuk calon pengelola inkubator di sektor kelapa (offline dan online)

Output utama dari kegiatan
ini adalah blueprint dan rencana aksi pendirian inkubator bisnis kelapa sebagai
strategi pengembangan industri produk turunan kelapa di Saint Lucia dan Guyana.
Dengan kegiatan ini Kementerian Perindustrian melalui Politeknik ATI Padang
senantiasa siap mendukung kolaborasi internasional untuk ketahanan pangan,
pengembangan industri, dan diplomasi ekonomi melalui penguatan potensi lokal
negara penerima hibah