Site Overlay

Politeknik ATI Padang Raih Penghargaan Wilayah Bebas dari Korupsi

Politeknik ATI Padang menerima penghargaan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Penghargaan ini diberikan oleh Menteri PANRB Tjahjo Kumolo, Senin (21/12/2020) lalu.

Demikian dilansir dari akun Instagram Politeknik ATI Padang, Rabu (23/12/2020). Dituliskannya, Politeknik ATI Padang sebagai Satker Berpredikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK). “Alhamdulilah, semoga predikat ini menjadi pengingat bagi kita untuk tetap komit dan terus menjadi lebih baik ke depannya, karena zona integritas bukanlah suatu goal, tp proses yg harus kita jalankan terus menerus, dimanapun kita berada,” begitu tulisnya.

Kampus yang berada dibawah naungan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI ini juga mengucapkan selamat dan terimakasih kepada semua civitas akademika, serta stakeholder atas kerjasamanya selama ini. Diharapkan ini dapat menjadi amal ibadah bagi semuanya. “Step by step, untuk kinerja yang lebih baik,” kata Direktur Politeknik ATI Padang, Ester Edwar.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, acara apresiasi dan penganugerahan zona integritas menuju WBK dan WBBM 2020 digelar dengan perpaduan antara tatap muka langsung (offline) dan melalui daring (online) karena masih dalam masa pandemi covid-19.

Kegiatan ini merupakan sebuah bentuk apresiasi terhadap instansi pemerintah dan unit kerja yang sungguh-sungguh melaksanakan pembangunan zona integritas sehingga masyarakat mendapat pelayanan yang prima dan berintegritas.

Pembangunan ZI menuju WBK/WBBM merupakan langkah akselerasi guna mencapai sasaran reformasi birokrasi. Secara umum, targetnya adalah peningkatan kapasitas dan akuntabilitas organisasi, pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta peningkatan pelayanan publik.

Setiap instansi pemerintah diwajibkan membangun percontohan (pilot project) pelaksanaan reformasi birokrasi pada tingkat unit kerja melalui pembangunan zona integritas menuju WBK dan WBBM.

Unit kerja peraih WBK dan WBBM harus mampu menumbuhkan budaya kerja birokrasi yang antikorupsi, berkinerja tinggi, dan budaya birokrasi yang melayani publik secara baik di lingkungan kementerian/lembaga/pemerintah daerah. Untuk mendapat predikat WBK/WBBM unit kerja harus memenuhi beragam kriteria yang telah ditetapkan.

Translate ยป