Penerimaan Mahasiswa Baru T.A 2017/2018

Penerimaan Mahasiswa Baru T.A 2017/2018

Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik ATI Padang T.A 2017/2018 Dibuka Secara Resmi Tanggal 2 Mei 2017 More »

Pemerintah Setujui ATIP Menjadi Politeknik ATI Padang

Pemerintah Setujui ATIP Menjadi Politeknik ATI Padang

Pemerintah dalam hal ini Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan pada 13 oktober 2014 telah menetapkan keputusan nomor 495/E/O/2014 tentang izin penyelenggaraan program-program studi program diploma tiga dalam rangka perubahan bentuk Akademi Teknologi Industri Padang(ATIP) mejadi Politeknik ATI Padang yang diselenggarakan oleh Kementrian Perindustrian. More »

8 Perguruan Tinggi Kemenperin menjadi Politeknik

8 Perguruan Tinggi Kemenperin menjadi Politeknik

Delapan akademi dan sekolah tinggi di lingkungan Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Industri Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tahun ini ditargetkan berubah menjadi politeknik. “Pada tahun ini, Pendidikan Teknologi Kimia Industri (PTKI) Medan akan diubah menjadi Politeknik Teknologi Kimia Industri (PTKI) Medan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. More »

Program Studi Berbasis Spesialisasi dan Kompetensi

Program Studi Berbasis Spesialisasi dan Kompetensi

Setelah menjadi Politeknik, program studi Manajemen Industri diubah menjadi Manajemen Logistik Industri Agro. Pengembanggan SDM profesional di bidang logistik menjadi sangat penting bagi perkembangan bisnis dan industri logistik di indonesia, khususnya dengan pengembangan sistem logistik nasional pada umunya. Diperkirakan kebutuhan ahli di bidang ini meningkat signifikan seiring laju pertumbuhan arus barang. More »

 

Program Studi Berbasis Spesialisasi dan Kompetensi

Prodi

MANAJEMEN LOGISTIK INDUSTRI ARGO

Setelah menjadi Politeknik, program studi Manajemen Industri diubah menjadi Manajemen Logistik Industri Agro. Pengembanggan SDM profesional di bidang logistik menjadi sangat penting bagi perkembangan bisnis dan industri logistik di indonesia, khususnya dengan pengembangan sistem logistik nasional pada umunya. Diperkirakan kebutuhan ahli di bidang ini meningkat signifikan seiring laju pertumbuhan arus barang.

Manejemen Logistik Industri Agro menjadi program studi didasarkan tantangan logistik nasional dan global. Indonesia di anugrahi 18 ribu pulau yang mengandung kekayaan alam yang melimpah. Berkah tersebut seharusnya menjadikan Indonesia”supply side”yang mampu memasok dunia dengan kekayaan sumber daya alam yang dimilki dan industri olahannya

Indonesia sekaligus menjadi pasar yang besar dalam rantai pasok global. Apalagi Perpres Nomor 28 Tahun 2008 tentang kebijakan Industri Nasional menyatakan bahwa industri agro merupakan salah satu industri anadalan masa depan.

Realita juga menunjukan bahwa tidak ada satupun industri, termasuk industri agro yang tidak berurusan dengan kegiatan logistik. Mulai dari pembelian bahan baku, transportasi, pergudangan hingga pendistribusian ke tangan konsumen. Kebutuhan tenaga logistik akan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan industri dan perdagangan baik nasional, regional maupun global.

Namun pada kenyataan nya, terdapat kesenjangan yang sangat besar antara kebutuhan tenaga logistik dengan tingkat pemenuhannya dari pendidikan formal, terutama di jenjang operasional, baik sektor swasta maupun pemerintah. ”Jika setiap 1 di antara 1.000 pekerja adalah pekerja logistik, maka tidak kurang dari 200 orang tiap tahun nya dibutuhkan di industri, ”kata M Arifin.

Lulusan program studi Manajemen Logistik Industri Agro setelah tamat di politeknik ATI Padang dapat menempati pekerjaan sebagai super visor logistik, supervisor pembelian/pengadaan, supervisor pergudangan, supervisor material manajemen, supervisor distribusi dan konsultan pengelola jasa logistik serta berwirausaha.

TEKNIK INDUSTRI AGRO

Saat berubah ke Politeknik, maka program studi Sistem Produksi  Industri juga berubah menjadi Teknik Industri Agro. Dengan adanya program ini, lulusan ditargetkan bisa melakukan pekerjaan sebagai supervisor dan teknisi operasional produksi pada Agro industri, perencanaan pada proses  produksi, supervisor dan teknisi bagian kualitas agro industri dan group leader pada lantai produksi.

Dalam bidang oparasional, lulusan mampu melakukan  perencanaan dan pengendalian rencana produksi bersifat opersional, merencanakan kebutuhan bahan baku dan mengatur dan pergudangan serta penataan persediaan.

Dalam bidang perencanaan, lulusan mampu  mealakukan perbaikan jalur, pengaturan fasilitas produksi di lantai produksi dan mengidentifikasi permasalah dalam opersional proses produksi dan analis untuk perbaikan. Kemudian, melakukan pengukuran kerja, menghitung efesiensi dan efektivitas, merancang ulang serta inovasi produk. ”Lulusan juga bisa menghitung biaya yang timbul selama produksi dan merencanakan penurunan biaya sehingga harga lebih kompetitf, ”kata M Arifin.

Dalm bidang pengendalian kualitas produksi, lulusan ditargetkan mampu mengidentifikasi sumber permasalahan kualitas pada proses pruduksi dan merencanakan serta mengendalikan kualitas.

Sedangkan ketika  lulusan menjadi gruop leader, maka dia harus bisa memimpin kolompok kerja di lantai pruduksi dan memiliki kemampuan komunikasi dan kerja sama yang baik sehingga bisa menyampaikan ide dan gagasan kepada orang lain.

TEKNIK KIMIA BAHAN NABATI

Program Studi berikutnya adalah Teknik Kimia yang berubah menjadi  Teknik Kimia Bahan Nabati. Lulusan program studi ini dapat menempati pekerjaa sebagai supervisor bidang Teknik Kimia bahan nabati, teknisi/analis proses, quality control, junior engineer perencanaan dan konstruksi, junior sales enginer, junior research and devlopment, teknisi kalibrasi dan wirausaha mandiri.

Program studi ini merupakan cabang ilmu teknik atau rekayasa yang memprelajari pemrosesan bahan alam mentah beruapa bahan nabati menjadi produk yang lebih berguna dari pada bahan baku awalnya. Dapat berupa pruduk jadi ataupun pruduk setengah jadi menggunakan proses fisika, kimia dan biologi.

M.Arifin mengatakan profesi Teknik Kimia Bahan Nabati  mamainkan peranan penting dalam berbagai bidang industri. Apalagi perkembangan industri terutama industri kimia sangat pesat, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Tenaga ahli madya akan mengisi pekerjaan bidang pengoperasian dan pemeliharaan proses kimia, baik dalam skala kecil maupun besar seperti pabrik kimia khususnya bidang proses bahan nabati.

Di samping itu, saat ini juga terbuka luas berkiprah di industri jasa seperti riset dan pengembangan yang akan terus meningkat terutama dalam bidang energi alternatif, bioteknologi dan nanoteknologi.

“Profesi Teknik Kimia Bahan Nabati dalam bidang berkaitan masalah pencemaran lingkungan, minimalisasi limbah serta  kesehatan kerja, ”kata M Arifin.

Industri yang menghasilkan  material juga memanfaatkan Teknik Kimia Bahan Nabati, seperti industri di gantara , otomotif, kaca, keramik, elektronik, logam berharga, pemrosesan mineral (semen, pupuk fosfat dan sebagainya) dan produk fotografi.

ANALISIS KIMIA

Selanjutnya, program studi Kimia Analisis berubah menjadi Analisis Kimia. Program studi ini di bentuk sejak tahun 1974 di ATIP padang. Pelopor pendidikan tinggi vokasi prgram diploma III wilayah Sumatra. Program studi  ini berkaitan analisis kandungan kimia suatu sempel uji baik secara kualitatif maupun kuantitatif.

Tanaga ahlinya salah satu aspek  penting dalam dunia perindustirian, mulai dari industri pangan, industri perminyakan, industri farmasi, bidang kedokteran, munafaktur dan lain sebagainya. Setelah lulus, mahasiswa memilki kompentesi pada Quality Assurance (QA) dan Quality Control(QC).

Menurut M Arifin, bidang analisis kimia di dalam negri 10 tahun ke depan akan berkembang pesat, sejalan dengan kebijakan ekonomi nasional yang tertuang dalam tahapan pembangunan di Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional(RPJN) 2005-2025.

Kebutuhan SDM industri sejak tahun 2010 sampai 2014 saja, diproyeksikan meningkat dari 14,3 hingga 17,2 juta orang, tapi baru terserap kurang dari 10 persen. Ini menunjukan peluang lulusan Politeknik ATI padang untuk bekerja di industri.

Di Industri, para lulusan memiliki keahlian sebagai pengawas dan penjamin mutu (bidang quality assurance dan quality control), analis laboratorium industri kimia, asisten peneliti di laboratorium penelitian kimia, pengawas  dalam pengendalian kandungan kimia limbah industri dan mampu bewirausaha dalam bidang pengolahan industri bebasis agro.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>